AMANAH

AMANAH

            Kata amanah sudah sering kita dengar diberbagai kesempatan. Secara sederhana kata amanah bermakna mempercayai seseorang untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan. Nabi Muhammad SAW, sebagai seorang yang sepantasnya kita teladani memiliki sifat amanah bukan disifatkan dengan sifat amanah. Artinya keberadaan sifat amanah pada diri Rasulullah SAW bukan muncul belakangan setelah beliau menjadi Rasul, namun sejak Rasulullah SAW lahir sampai beliau wafat dan tidak dapat dihilangkan, sifat amanah senantiasa melekat pada zat Rasulullah SAW.
            Dalam berbagai sisi kehidupan manusia, sifat amanah senantiasa disebutkan. Dalam dunia politik, amanah menjadi isu sentral antara wakil rakyat dengan konstituennya. Dalam dunia ekonomi, amanah menjadi salah satu penilaian dalam melakukan transaksi. Dalam dunia pendidikan, amanah adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh pendidik dan peserta didik. Tidak ada satu sisi kehidupanpun yang tidak berhubungan dengan sifat amanah. Bila sifat amanah tidak ada dalam masyarakat, maka kehancuran dan kekacauan hanyalah tinggal menghitung hari.
            Amanah dapat diartikan juga sebagai kedamaian yang merupakan  kunci munculnya kesejahteraan. Allah SWT berfirman dalam surat An-Nahl ayat 112 yang artinya: “Dan sesungguhnya Allah telah memberikan perumpamaan sebuah negri yang aminanatan muthmainnatan (damai dan tenang), dilimpahkan bagi negeri tersebut rizki…………..(QS:An.Nahl;112).
            Bila dua arti amanah yaitu jujur dan damai disatukan, maka dapat simpulkan bahwa kejujuran membawa kedamaian. Selanjutnya sebagai mana firman Allah SWT diatas, maka kedamaian akan membawa kepada kesejahteraan.

            Dengan sifat amanah, marilah kita mengejar kesejahteraan yang Allah SWT janjikan. Jadikan diri kita sebagai sosok individu yang amanah, pemimpin yang amanah, ulama yang amanah, pengusaha yang amanah, suami yang amanah dan orang tua yang amanah. Bila seluruh penduduk Aceh Utara telah memiliki sifat amanah, syari’at Islam bukanlah sesuatu yang sulit untuk diwujudkan. Percaya atau tidak, alasan kenapa syari’at Islam saat ini seolah-olah jalan ditempat adalah karena amanah agama belum dilaksanakan oleh seluruh penduduk Aceh Utara termasuk saya dan anda.Wallahu ‘alam bish shawab(IW)

Comments

Popular posts from this blog

PENGUATAN SYARIAT BIDANG EKONOMI

ALQUR’AN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP